Katakanlah yang Benar meskipun itu Pahit (Berat untuk Dikatakan) 14/08/2022. أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ. اِذْ هَمَّتْ طَّآئِفَتٰنِ مِنْكُمْ اَنْ تَفْشَلَا ۙ وَا للّٰهُ وَلِيُّهُمَا ۗ وَعَلَى اللّٰهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُوْنَ. قُلِ اَلْحَقَّ, وَلَوْ كَانَ مُرًّا. QULILHAQQO WALAU KAANA MURRO. "Katakanlah yang benar meskipun itu pahit (berat untuk dikatakan)." (HR. Ibnu Hibban) 🍂 Faidah hadits: Pahitnya kebenaran tidak boleh mencegah kita untuk mengucapkannya, baik kepada orang lain maupun kepada diri sendiri. Rahma Harbani - detikHikmah. Sabtu, 26 Nov 2022 13:30 WIB. Ilustrasi. Ini arti ungkapan, Jakarta - Mungkin sebagian muslim ada yang tidak asing dengan ungkapan dalam bahasa Arab seperti, "Qulil haqqa walau kana murran" dan mempertanyakan maknanya. Pada dasarnya, ungkapan tersebut adalah potongan dari salah satu sabda Rasulullah SAW dalam haditsnya. Judul tulisan ini saya kutip dari arti salah satu sabda Nabi Muhammad SAW,yang sangat penting bagi umat manusia dalam berbagai aspek kehidupannya.Kalau tidak salah bunyinya sebagai berikut:qulil khair walau kana murran ,yang pendek dan singkat tegas bahasanya.Namun sangat mendalam artinya,serta sangat berat untuk melakoni dan melaksanakannya.Ter قال : " قل الحق وإن كان مرا. Abudzar berkata : "Tambahkanlah wasiyatnya wahai rasululloh " Rasululloh bersabda : " katakanlah yang benar walaupun kebenaran itu pahit ". (HR. Ahmad, At T abrani, Ibnu Hibban dan Al Hakim ), Al Hakim berkata : "Sanadnya Shohih". Ucapkan dengan lemah lembut. Allah Subhanahu wa Ta'ala saja menyuruh Nabi Musa dan Harun untuk menemui pemimpin kafir (Fir'aun) untuk menyampaikan kebenaran, dengan kata-kata yang lembut. Allah Ta'ala berfirman dalam surah Thaha ayat 44: فَقُوْلَا لَهٗ قَوْلًا لَّيِّنًا لَّعَلَّهٗ يَتَذَكَّرُ اَوْ يَخْشٰى. qHoPA.